Rabu, 01 Juni 2016

MEMBUAT, MENGATUR DAN MENGELOLA QUERY

QUERY

Query adalah sarana untuk mengatur data yang disimpan dalam tabel, sehingga hanya data-data tertentu yang akan dimunculkan dalam tabel. Secara fisik, query berupa tabel juga, jadi query adalah tabel yang dibuat dari beberapa tabel lainnya dengan tujuan untuk mengelompokkan data baru berupa tabel, dengan sumber dari tabel-tabel yang telah ada.

Dengan query, Anda dapat menyortir data atau untuk menampilkan data-data yang memenuhi kriteria tertentu, atau juga dapat berupa suatu ekspresi (formula).

Langkah-Langkah Membuat Query

Sebelum membuat query, dapat diilustrasikan misalkan ada 2 (dua) buah file tabel yang akan digunakan pada pembuatan query, yaitu tabel kesatuMOBIL dan tabel kedua yaitu JUAL.

File kesatu : MOBIL



Lalu isikan datanya seperti berikut :




File kedua : JUAL 


Kemudian isikan datanya seagai berikut:


Untuk membuat Query, ada 2 (dua) cara yang dapat Anda lakukan, yaitu :

1.  Membuat Query dengan Query Wizard

a)      Klik tab Create
b)      Pada group Queries, pilih Query Wizard, hingga muncul tahapan berikut : 


c)      Pilih Simple Query Wizard, klik tombol OK, hingga muncul tampilan berikut : 



d)  Pada kotak daftar pilihan Tables/Queries, pilih dan klik nama tabel atau query yang diinginkan, misal :
·         Tabel MOBIL, nama field-field yang diinginkan yaitu KODE, NAMA MOBIL dan HARGA
·     Tabel JUAL, nama field-field yang diinginkan yaitu NO URUT, PEMBELI, UNIT dan TGL FAKTUR

e)  Pada kotak daftar pilihan Available Field, pilih field-fieldnya dengan menekan tombol >untuk memilih field tertentu, klik tombo>>untuk memilih semua field, klik tombol <untuk menghapus field tertentu, klik tombol <<untuk menghapus semua field. Pilih field-field di atas, sehingga urutan hasilnya setelah dipilih pada kotak Selected Fields, hasilnya seperti berikut : 


f)      Klik tombol Next, hingga muncul tampilan berikutnya : 


g)   Pada tahap berikutnya, pilih bentuk query yang diinginkan, apakah ingin menampil-kan seluruh field dengan seluruh record datanya secara lengkap (Detail) atau Summary (cukup rangkumanya saja), dalam hal ini pilih Detail (shows every field of every record)
h)      Klik tombol Next, untuk menuju tahapan terakhir. 


i)    Pada What title do you want for your query?, isikan nama atau judul yang akan Anda berikan pada query, misal QUERY KENDARAAN. Lalu pilih Open the query to view information utuk menampilkan hasil query yang terbentuk.

j)      Klik tombol Finish, hingga muncul tampilan akhir setelah dibuatkan query seperti berikut ini : 

1.  Membuat Query dengan Query Design

a)   Klik tab Create
b)  Pada group Queries, pilih dan klik Query Design, hingga muncul jendela Show Table berikut :


c)   Pada jendela Show Table, pilih dan klik tabel atau query yang akan ditampilkan, lalu klik tombol Add, atau klik dua kali nama filenya. Pilih kedua file tersebut.
d)   Klik tombol Close untuk keluar dari jendela Show Table, hingga tampilan akan muncul seperti berikut : 


e)   Pada jendela kerja Query diatas, letakkan field-field yang anda inginkan pada kolom yang telah disediakan (QBE). Untuk itu, ada 3 cara untuk menempatkan atau meletakkan field-field tersebut, diantaranya :

·       Pada kolom pertama bisnis Field, klik tombol pilihan lalu pilih nama fieldnya, misal JUAL NO URUT, ulangi langkah ini untuk mengisi kolom berikutnya.
·        Pada jendela Query di atas, pilih nama field yang akan Anda tempatkan pada kolom pertama, lalu tarik drag ) ke kolom pertama baris Field.
·    Pada jendela Query di atas, klik dua kali nama field yang akan Anda tempatkan padajendela QBE.

Setelah Anda menempatkan field-field tersebut dengan salah satu cara di atas, maka akan tampak hasilnya seperti berikut : 


Menyimpan Query

a)      Klik tombol Save pada Quick Access Toolbar atau Ctrl+S, hingga muncul kotak dialog Save As :

 b)      Pada Query Name, ketik nama filenya, misal : QUERY KENDARAAN
 c)      Klik tombol OK.

Menampilkan/Menjalankan Query

a)      Klik tombol View, atau;
b)      Klik tombol Run, sehingga muncul hasil query berikut : 

Menampilkan Design Query

a)      Klik tombol Design View, hingga kembali ke tampilan disain query berikut : 


`Menambah Tabel atau Query

Untuk menambahkan tabel atau query pada jendela desain query, lakukan langkah berikut :

a)      Tampilan harus dalam keadaan jendela Design View
b)      Klik Show Table pada group Query Setup atau klik mouse kanan pilih Show Table, hingga muncul jendela Show Table :


c)      Pilih nama tabel atau query yang akan Anda tambahkan lalu klik tombol Add atau klik dua kali nama file atau query-nya.
d)      Klik tombol Close.

Menghapus Tabel atau Query

a)      Tampilan harus dalam keadaan Design View
b)       Pilih nama tabel atau query yang akan Anda hapus
c)      Tekan tombol Del pada keyboard atau klik mouse kanan pada tabel atau query yang akan Anda hapus, lalu pilih Remove Table.

Menghapus Field dalam Query

Untuk menghapus field dalam rancangan query, dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
a)      Tampilan harus dalam keadaan Design View
b)      Blok atau seleksi kolom field yang akan Anda hapus 
c)      Pilih nama tabel atau query yang akan Anda tambahkan lalu klik tombol Add atau klik dua kali nama file atau query-nya.
d)      Klik tombol Close.

Menghapus Tabel atau Query

a)      Tampilan harus dalam keadaan Design View
b)       Pilih nama tabel atau query yang akan Anda hapus
c)      Tekan tombol Del pada keyboard atau klik mouse kanan pada tabel atau query yang akan Anda hapus, lalu pilih Remove Table.

Menghapus Field dalam Query

Untuk menghapus field dalam rancangan query, dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
a)      Tampilan harus dalam keadaan Design View
b)      Blok atau seleksi kolom field yang akan Anda hapus


c)      Pada group Query Setup, klik Delete Columns, atau tekan tombolDel pada Keyboard.

 Menyisipkan Kolom dalam Query

Untuk menyisipkan atau menambah kolom yang kosong dalam query, ikuti langkah berikut :

a)      Tampilan jendela harus dalam keadan Design View
b)       Blok atau seleksi di mana kolom tersebut akan dikosongkan
c)      Pada group Query Setup, klik Insert Columns.

Mengurutkan Data Query

Untuk mengurut data, tidak hanya dapat dilakukan pada objek tabel, tapi di dalam query juga dapat dilakukan baik mengurut data secara Ascending(menaik) maupun Descending (menurun), dengan langkah sebagai berikut :

a)      Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)   Pada baris Sort, pilih kolom field yang akan Anda urutkan, misalkan pada field Pembeli, hingga muncul tampilan berikut : 


c)  Pilih misal Ascending, maka begitu ditampilkan hasilnya pada kolom Pembeli sudah diurutkan secara ascending. 


Menyembunyikan Field pada Query

Dalam keadaan standar, semua field ditampilkan semua field dalam query. Anda dapat menyembunyikan field-field tertentu dengan cara sebagai berikut :

a)      Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)   Pada baris Show, hilangkan tanda centang (check list) pada kolom field mana yang akan Anda sembunyikan.

Menentukan Kriteria Field Query (Filter)

Kriteria adalah pernyataan yang dapat diberikan untuk memberitahukan kepada Microsoft Access data yang akan ditampilkan sesuai dengan yang diinginkan. Anda dapat memasukkan kriteria untuk satu atau lebih field dalam query atau filter pada bagian baris Criteria (kriteria)
Kasus-1 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang nama mobilnya adalah AVANZA

a)      Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)      Pada baris Criteria dan pada kolom field NAMA MOBIL, ketikkan seperti berikut :


c)      Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run, maka hasilnya akan tampak berikut



Kasus-2 : Misalkan tampilkan semua data untuk field HARGA yang harga mobilnya di atas sama dengan Rp. 170,000,000 (Rp.170jt)

a)      Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)      Pada baris Criteria dan pada kolom field HARGA, ketikkan seperti berikut : 



c)      Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.

Kasus-3 : Misalkan tampilkan semua data untuk field UNIT yang unit mobilnya antara 5 sampai dengan 10.

a)         Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)         Pada baris Criteria dan pada kolom field UNIT, ketikkan seperti berikut : 


Atau dengan cara kriteria yang lainnya, dengan perintah Between berikut :


c)         Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.

Kasus-4 : Misalkan tampilkan semua data untuk field KODE yang kode mobilnya A-001-TY atau X-004-DH

a)         Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)         Pada baris Criteria dan pada kolom field KODE, ketikkan seperti berikut : 


Atau dengan cara criteria yang lainnya, dengan perintah Or berikut :


c)         Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.

Kasus-5 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL = JAZZ atau HARGA di bawah Rp. 150,000,000 (Rp. 150 jt)

a)         Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)   Pada baris Criteria kolom field NAMA MOBIL dan baris Orkolom field HARGA, ketikkan seperti berikut : 


c)            Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.

Kasus-6 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL = JAZZ dan HARGA di bawah Rp. 150,000,000 (Rp. 150 jt)

a)            Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)             Pada baris Criteria kolom field NAMA MOBIL dan HARGA, ketikkan seperti berikut : 


c)            Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.

Kasus-7 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang huruf pertamanya A atau hurufnya terakhirnya Z.

a)               Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)               Pada baris Criteria dan Or kolom field NAMA MOBIL, ketikkan seperti berikut :


c)               Untuk menampilkanhasilnya, klik tombol View atau Run

Kasus-8 : Misalkan tampilkan semua data untuk field NAMA MOBIL yang huruf ketiganya N.
a)            Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)            Pada baris Criteria kolom field NAMA MOBIL, ketikkan seperti berikut : 



c)               Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.

Kasus-9 : Misalkan tampilkan semua data untuk field Tanggal Fakturuntuk Tanggal Faktur sebelum tanggal 15 Januari 2012

a)               Tampilan jendela harus dalam keadaan Design View
b)               Pada baris Criteria kolom field TGL FAKTUR, ketikkan seperti berikut :


c)               Untuk menampilkan hasilnya, klik tombol View atau Run.

Parameter Query

Parameter Query adalah query yang jika dijalankan akan menampilkan sebuah kotak dialog yang meminta pemakai memasukkan suatu informasi, seperti kriteria untuk memperoleh sejumlah record atau suatu nilai yang ingin kita sisipkan dalam sebuah field.

Parameterquery juga merupakan alat bantu yang praktis jika digunakan sebagai dasar untuk form atau report. Misal, Anda ingin menampilkan laporan pendapatan atau pengeluaran Bulanan berdasarkan parameter query. Anda harus mengisi pada kotak dialog bulan laporan yang akan dicetak pada laporan, dan Micosoft Access akan mencetak data sesuai dengan criteria pada saat pemasukan data yang dibuatolehparameter qury tadi.

Membuat Parameter Query

Sebagai ilustrasi, kita akan membuat sebuah parameter query untuk menampilkan kotak dialog sesuai dengan kriteria nanti pada saat pemasukan data.
a)               Jendela harus dalam keadaan Design View
b)               Pada baris Criteria dan kolom Nama Mobil, ketikkan seperti berikut : 


c)          Langkah berikutnya adalah menentukan tipe data dari parameter. Pada group Show/Hide, pilih dan klik Parameters, hingga muncul jendela query parameters


d)        Pada kolom Parameter, ketik teks berikut : Ketikkan Nama Mobil dan pada kolom tombol pilihan Data Type, pilih Text
e)               Klik tombol OK, untuk keluar dari jendela Query Parameter.

Menjalankan Parameter Query

a)               Jendela dalam keadaan Design View
b)               Klik tombol View atau Run, hingga muncul kotak dialog berikut 


c)               Ketikkan nama mobil yang ingik Anda tampilkan recordnya, misalAVANZA, klik tombol OK, maka hasilnya akan muncul nama mobil sesuai dengan kriteria yang Anda masukkan pada kotak dialog Parameter. 


Catatan :
Anda dapat mengoptimalkan parameter query dengan menggunakan operator pada kriteria.

Menghapus Parameter Query

Untuk menghapus parameter yang telah aktif, hapus terlebih dulu parameter yang telah dibuat pada baris Criteria, sedangkan untuk membersihkan parameter, pada groun Show/Hide, klik Parameters, lalu pilih nama parameternya dan tekan tombol Del pada keyboard, klik tombolOK.

Menambah Field dengan Rumus (Formula)

Di dalam query, Anda dapat menambahkan field baru dengan rumus atau fungsi-fungsi untuk menghitung suatu nilai dalam database. Sebagai contoh, Anda dapat menambahkan field baru TOTAL HARGA yaitu perkalian antara HARGA dikalikan UNIT.

Maka pada jendeldesain query, Anda tambahkan field baru di kolomterakhir yaitu dengan mengetikkan rumus TOTAL  HARGA : [HARGA] *[UNIT] seperti yang tampak di bawah ini :


Jika ditampilkan, maka akan muncul hasilnya seperti berikut :



Catatan :
·  Jika yang muncul hasilnya berupa simbol pada field TOTAL HARGA, artinya lebar kolomnya tidak mencukupi, silakan Anda rubah lebar kolomnya.
·   Anda dapat memasukkan field baru misalnya DISCOUNT yaitu 5%dikalikan TOTAL HARGA.

Fungsi Logika

Di dalam dunia kerja, sering kita jumpai permasalahan yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan menggunakan perumusan sederhana. Bahkan sering terjadi suatu permasalahan dengan menawarkan beberapa alternatif pemecahan tergantung pada ketentuan yang berlaku untuk masing-masing pemecahan. Permasalahan semacam ini di dalam Microsoft Access dapat diselesaikan dengan menggunakan fungsi Logika.

Salah satu fungsi yang sering digunakan untuk memecahkan permasalahan yang menyangkut peristiwa-peristiwa logika yaitu dengan fungsi IIF. Sedangkan fungsi-fungsi yang lain dimanfaatkan untuk membantu mengoptimalkan kegunaan fungsi IIF ini.
Dengan operasi logika ini, Microsoft Access dapat melakukan penilaian apakah suatu pernyataan itu Benar (True) atau Salah (False).

Ekspresi atau Pernyataan Logika

Jika Anda menggunakan operasi logika, biasanya diperlukan adanya ekspresi atau pernyataan logika. Untuk menggunakan ekspresi atau pernyataan logika, diperlukan salah satu operator relasi (operator pembanding).

Operator Relasi

Yang termasuk operator relasi yang seringdigunakan di dalam pernyataan logika, diantaranya adalah sebagai berikut :


Operasi Relasi
Artinya
=
Sama dengan
< 
Lebih kecil
> 
Lebih besar
<=
Lebih kecil atau sama dengan
>=
Lebih besar atau samadengan
<> 
Tidak sama dengan


Selain pengujian fungsi-fungsi logikan dengan menggunakan operator relasi, Anda juga dapat memanfaatkan operator logika, di mana operator ini akan menentukan hubungan antara elemen-elemen yang diuji. Di dalam penggunaannya, fungsi logika sering digunakan bersamaan dengan fungsi yang lainnya.

Fungsi Logika AND

Fungsi AND akan akan menghasilkan TRUE, apabila argumennya BENAR, dan akan menghasilkan FALSE jika salah satu atau beberapa argumennyaSALAH.
Contoh Operator Logika AND :

DISCOUNT : IIf([NAMA MOBIL]="AVANZA" And[UNIT]>=10,0.05,0)*TOTAL HARGA

Fungsi Logika OR

Fungsi OR akan menghasilkan TRUE (atau menjalankan pilihan) bila hasilnya BENAR, sebaliknya akan menghasilkan FALSE (atau tidak menjalankan pilihan) bila hasilnya SALAH.
Contoh Operator Logika OR :

HARGA SATUAN : IIf([NAMA MOBIL]="AVANZA" Or [NAMA MOBIL]="JAZZ",150000000,200000000)

Fungsi Logik IIF

Fungsi logika IIF yang sering digunakan di dalam pengambilan keputusan ada 2 (dua) fungsi, yaitu fungsi logika IIF Tunggal dan IIF Majemuk.

a)     Fungsi Logika IIF Tunggal

Fungsi logika IIF Tunggal digunakan untuk menyelesaikan suatu ekspresi logika yang mengandung beberapa perintah.

Bentuk umum penulisan Fungsi Logika IIF Tunggal

IIF(EkspresiLogika, Perintah-1,Perintah-2)

Artinya jika ekspresi logika bernilai BENAR, maka Perintah-1 yang akan dilaksanakan. Namun jika ekspresi logika bernilai SALAH, makaPerintah-2 yang akandilaksanakan.

Contoh Kasus Fungsi Logika IF Tunggal :

Tambahkan field BONUS, jika jumlah UNIT>=15, maka BONUS = Honda Vario, sedangkan jika jumlah UNIT<15, maka BONUS = Sepeda Gunung

Rumusnya adalah :

BONUS : IIF([UNIT]>=15,”Honda Vario”,”SepedaGunung”)

atau rumusnya terbalik yang lebih kecil yang diuji.

BONUS : IIF([UNIT]<15,”Sepeda Gunung”,”Honda Vario”)

Penulisan pada jendela QBE seperti berikut :


a)     Fungsi Logika IIF Majemuk (IIF Nested)

Fungsi logika IIF Majemuk artinya di dalam fungsi logika IIFdimungkinkan untuk memasukkan fungsi logika IIF lagi. Hal ini bisa terjadi apabila alternatif pemecahan yang ditawarkan lebih dari dua.


Bentuk umum penulisan Fungsi Logika IIF Majemuk.

IIF(Ekspresi Logika-1, Perintah-1,IIF(Ekspresi Logika-2,Perintah-2, … …… ,IIF(EkspresiLogika-n, Perintah-xn,yn)))

Contoh kasus Fungsi IIF Majemuk :

Isilah kolom DISCOUNT dengan ketentuan sebagai berikut :

Jika TOTAL HARGA >=2.500.000.000 (di atas = 2.5 M), maka DISCOUNT = 20% dari TOTAL HARGA

Jika TOTAL HARGA >= 2.000.000.000 (di atas = 2 M), maka DISCOUNT = 15% dari TOTAL HARGA.

Jika TOTAL HARGA >= 1.500.000.000 (di atas 1.5 M), maka DISCOUNT = 10% dari TOTAL HARGA.

Jika TOTAL HARGA >= 1.000.000.000 (di atas 1 M), maka DISCOUNT = 5% dari TOTAL HARGA.

Jika TOTAL HARGA < 1.000.000.000 (di bawah 1 M), maka DISCOUNT = 0

Rumusnya adalah :

DISCOUNT : IIf([TOTAL HARGA]>=2500000000,0.2,IIf([TOTAL HARGA]>=2000000000,0.15, IIf([TOTAL HARGA]>=1500000000,0.1,IIf([TOTAL HARGA]>=1000000000,0.05,0))))*[TOTAL HARGA]

Jika ditampilkan hasilnya seperti berikut : 



Fungsi String

Fungsi Teks (String) yang sering disebut sebagai fungsi karakter memuat fungsi-fungsi yang dapat digunakan untuk mengoperasikan data yang berjenis karakter. Teks dapat berupa huruf (alphabetic), angka (numeric), gabungan antara huruf dan angka (alphanumeric), serta karakter-karakter khusus.

Di dalam penulisan formula, setiap data yang berupa teks, harus diapit dengan tanda petik (“). Pada umumnya fungsi string/teks digunakan untuk melengkapi fungsi-fungsi lain seperti fungsi logika (kombinasi fungsi logika IIF dengan string). Sebenarnya fungsi-fungsi string banyak sekali, namun yang sering digunakan pada Microsoft Access di antaranya yaitu fungsi Left, Right dan Mid.

Fungsi Left

Fungsi Left digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks dari sebelah kiri sebanyak karakter yang diinginkan.

Bentuk umum penulisan Fungsi Left :

LEFT([Nama_Field],Jumlah karakter)

Contoh rumus :

LEFT([NAMA MOBIL],3)

Tampak hasilnya di layar akan muncul 3 karakter pertama yang diambil pada field Nama Mobil.

Fungsi Right

Fungsi Right digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks dari sebelah kanan sebanyak karakter yang diinginkan.

Bentuk umum penulisan Fungsi Right :

RIGHT([Nama_Field],Jumlah karakter)

Contoh rumus :

RIGHT([NAMA MOBIL],3)

Tampak hasilnya di layar akan muncul 3 karakter terakhir yang diambil pada field Nama Mobil.

Fungsi Mid

Fungsi MID digunakan untuk mengambil sebagian data berjenis teks mulai dari kedudukan tertentu sebanyak karakter yang diinginkan.
Bentuk umum penulisan Fungsi Mid :

MID([Nama_Field],Kedudukan_Mulai,Jumlah karakter)

Contoh rumus :

MID([NAMA MOBIL],3,1)

Tampak hasilnya di layar akan muncul 3 karakter terakhir yang diambil pada field Nama Mobil.

Kombinasi fungsi Logika IF dengan fungsi String (Left, Right, Mid)

Pemanfaatan fungsi String/Teks adalah fungsi Logika IF dan fungsi String. Artinya untuk memecahkan permasalahan diperlukan kombinasi atau gabungan antara fungsi logika IF dengan fungsi lainnya, misal fungsi string/teks.

Contoh kombinasi fungsi logika IF dengan Teks (LEFT, RIGHT, dan MID)


Kemudian isikan datanya seperti berikut :


Buat File Query dengan nama QUERY RENTAL, seperti berikut :



Ketentuan :

a)    Tambahkan field JENIS FILM pada kolom ketiga dengan ketentuan, diambil karakter terakhir dari Kode, jika :
·         Kode = D, maka Jenis Film = DVD
·         Kode = V, maka Jenis Film = VCD

b)      Tambahkan field KATEGORI FILM pada kolom ketiga dengan ketentuan, diambil karakter dari Kode, jika :
·         Kode = A, maka Kategori Film = ACTION
·         Kode = C, maka Kategori Film = CARTOON
·         Kode = D, maka Kategori Film = DRAMA
·         Kode = K, maka Kategori Film = KOMEDI

c)    Tambahkan field TAHUN BELI pada kolom kelima dengan ketentuan, diambil karakter dari Kode, jika :
·         Kode = 10, maka Tahun Beli = 2010
·         Kode = 11, maka Tahun Beli = 2011
·         Kode = 12, maka Tahun Beli = 2012

Rumusnya adalah sebagai berikut :

JENIS FILM : IIf(Right([KODE],1)="V","VCD","DVD")


KATEGORI FILM : IIf(Mid([KODE],3,1)="A","ACTION",IIf(Mid([KODE],3,1)="C","CARTOON",
IIf(Mid([KODE],3,1)="D","DRAMA","KOMEDI")))

TAHUN BELI : IIf(Left([KODE],2)="10",2010,IIf(Left([KODE],2)="11",2011,2012)) 

Sehingga hasil akhirnya seperti berikut :




Menghitung Total dalam Query

Salah satu kelebihan Access, adalah pada objek query Anda dapat menghitung Total (Sum, Avg, Max, Min, dan lain sebagainya), dengan langkah sebagai berikut :
a)      Tampilan harus dalam keadaan Datasheet View
b)      Pada group Records, klik Totals, hingga muncul di bawah barisNew, muncul Totals.


c)      Pilih field mana yang akan Anda jumlahkan, misal HARGA.
d)  Pada tombol pilihan muncul fungsi yang ingin Anda hitung, misalSUM. Maka secara otomatis field HARGA akan dijumlahkan. Untuk menjumlahkan field-field yang lainnya, klik tombol pilihan lalu pilih fungsi Sum.

Membuat Kriteria pada Kalkulasi Total

Anda dapat membuat kalkulasi Total sesuai dengan kriteria yang diinginkan, dengan syarat Total-nya masih aktif.

Misal : Jumlahkan semua kendaraan yang NAMA MOBIL-nya adalah AVANZA atau XENIA Caranya adalah sebagai berikut :

a)      Tampilan harus dalam keadaan Design View
b)    Pada baris Criteria, kolom field NAMA MOBIL, ketikkan AVANZA, sedangkan pada baris Or, kolom field NAMA MOBIL, ketikkanXENIA


c)      Jika ditampilkan, maka hasilnya akan tampak seperti berikut : 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar